Postingan

Menampilkan postingan dengan label Blogger Perempuan

Target Blogging Tahun Depan (2019)

Gambar
Ternyata sudah tiba di #day30 dengan tema Target Blogging Tahun 2018. Itu adalah tema terakhir untuk blog challenge yang diadakan oleh Blogger Perempuan Network (BPN). Waktu memang berputar cepat. Tak terasa sudah 30 hari aja aku menjalani tantangan itu. Meski awalnya ragu antara mau ikutan atau tidak. Tiga puluh hari nulis untuk blog? Dulu sebulan sekali saja belum tentu kulakukan. Tapi nyatanya mampu, kan? Ya, itu antara nekat dan rasa sayang sama blog yang sudah lama kubangun. Tema pada #day1 , #day2 , dan #day3 itu kembali menyadarkanku untuk apa aku menulis blog, untuk apa aku ‘menghidupkan’ blog ini. Awalnya blog ini kubuat cuma untuk bisa mendapatkan nilai dari dosen. Ya, waktu itu diberi tugas dari dosen dan jawabannya ditulis di blog masing-masing. Setelah tugas selesai dan semester berganti, ya sudah blog ini jadi mati suri. Tapi lama kelamaan, rasanya kok kasihan melihat blog ini dibiarkan terbengkalai. Seumpamanya ini rumah, rumput liarnya itu sudah tin...

Lima Situs yang Paling Sering Dikunjungi Kalau Nggak Ada Kerjaan

Gambar
Dih, tuh judul kurang panjang sepanjang jalan kenangan. Sungguh berbahagialah hidup di zaman sekarang. Zaman dimana kecanggihan teknologi internet benar-benar sangat membantu aktivitas manusia. Nggak perlu jauh-jauh cari hiburan di kala merasa penat dan bosan. Nggak perlu tambah pusing juga kalau lagi bokek atau belum gajian. Untuk sementara, lewat PC atau smartphone bisa kok mendapatkan hiburan yang nggak kalah keren. Yang penting sediakan kuota internet yang cukup (banyak). Lagi libur, pekerjaan rumah sudah selesai semua, mau keluar rumah tapi nggak berminat. Ini dia lima situs yang sering aku kunjungi kalau aku lagi santai-santai manja. YouTube Semua pasti tahu tentang situs yang satu ini. Mau nonton video apa aja semua ada di sini. Dari yang paling menarik sampai yang membosankan. Dari yang banyak memberi manfaat sampai yang cuma buang-buang kuota internetku aja. (Ya, nggak usah ditontonlah. Gitu aja kok repot) . Pada #day18 temanya itu youtuber favori...

Hello, Yang Kusayang

Gambar
Kalau Mael Lee itu adalah preman terkuat di bumi. Maka bagiku, Mamaklah wanita yang paling kuat yang ada di bumi dan dalam hidupku. Wanita yang telah mempertaruhkan nyawanya demi kelahiranku dan adikku. Berdel-del rasa sakit yang menghantam dirinya, tapi tidak dia pedulikan demi aku dan juga adikku. Pernah waktu asam uratnya kambuh, lengan kanannya sangat sakit, katanya. Sambil kubalur lengannya pakai minyak gosok (tanpa kuurut pastinya), kukatakan padanya. “Kan lebih sakit waktu melahirkanku, Mak.” Dia menyanggahnya, dia bilang kalau dia sudah lupa seperti apa rasa sakit yang dirasanya saat melahirkanku waktu itu. Oh, Mak, yang begitu multitasking , kalau istilahnya zaman sekarang. Semua pekerjaan di rumah mampu diampunya. Sambil memasak dia bisa mencuci piring, bisa menyapu rumah, bisa juga sekalian menjaga aku dan adikku di saat kami masih kecil. Dulu aku suka kesal kalau dia memarahiku, melarangku melakukan apa yang kumau. Padahal sebenarnya dialah yang p...

Lima Kebahagiaan Sederhana

Gambar
Bagiku, untuk bisa merasa bahagia itu nggak perlu hal-hal yang mahal. Sesuatu yang sederhana yang bisa membuatku tersenyum itu adalah kebahagiaan yang istimewa. Hal-hal yang membuatku bahagia enggak muluk-muluk, kok. Lima di antaranya adalah: Kedua Orangtua Sehat Hampir setiap hari aku mendengar keluhan orang-orang yang sakit. Kebanyakan memang orang-orang yang sudah berusia lanjut, yang fisiknya tidak sebugar waktu mereka masih muda. Ada yang asam urat, kolestrol, gula darah, rematik, darah tinggi, dan segala macam. Aku jadi ingat ayah dan mamak di rumah. Yang satu punya sakit asma, yang satu asam uratnya suka kambuh. Nggak tega rasanya kalau melihat mereka sedang menahan sakit. Obat-obat untuk pertolongan pertama selalu ada kusediakan. Masakan Mamak Makanan enak di luar rumah memang banyak dan bervariasi. Tapi bagi lidahku nggak ada yang ngalahin masakan yang dibuat oleh mamakku. Meski yang dimasaknya itu cuma sambal tempe dan gulai daun singkong, tapi bagiku ras...

Produk Kecantikan yang Cocok Untuk Kulitku

Gambar
Aku senang menonton video tutorial makeup yang ada di Instagram ataupun Youtube. Rasanya kok gampang gitu, ya, melihat beauty vlogger itu mengaplikasikan produk makeup ke wajah mereka. Lantas kucoba-coba ke diriku sendiri dan ternyata...aku nggak mampu. Haha. Itu sulit bagiku. Selain itu aku juga nggak pede keluar rumah pake pewarna bibir yang menurutku terang (tapi ternyata bagi orang lain nggak). Ada perempuan yang tetap pede ke luar rumah tanpa polesan makeup . Ada juga yang merasa aneh jika dirinya tidak memakai makeup . Tidak ada yang salah dari keduanya. Lakukan saja apa yang membuat diri sendiri nyaman dan yang penting tidak merugikan orang lain. Walau nggak jago dandan paling nggak kulit harus sehat dan dirawat. Jadi kalau nggak pakai makeup , masih tetap kelihatan cantik. Cantik yang alami. (Semua perempuan itu cantik). Aku ingat dulu wajahku pernah ‘rusak’ karena jerawat yang tumbuh di setiap sudut wajah. Sampai aku nggak tahu lagi mana kulit wajahku, m...

Kenangan Masa Kecil

Gambar
Kenangan masa kecil, ya? Hm... Folder Kenangan Masa Kecil masih tersimpan apik di dalam memori otakku. Meski sebenarnya nggak semuanya bisa kuingat.  Mandi hujan pernah, tapi nggak pernah coba-coba mandi di sungai Deli, bisa kena marah aku. Tempat tinggalku yang dulu itu dekat sama sungai. Kira-kira jaraknya 10 meter dari halaman belakang rumah. Bisa mandi di sungai itu kalau pas liburan ke rumah nenek yang di daerah Siantar. (Sekarang sebenarnya masih mandi di sungai kalo berkunjung ke rumah nenek. Sungainya masih jernih sih di sana). Dulu waktu itu berjalan terasa lama, nggak cepat kayak sekarang. Libur seminggu saja rasanya sudah kenyang, sekarang malah kurang. Jarak dari pagi ke sore itu rasanya juga lama, jadi pulang sekolah kalau nggak ada kegiatan lagi ya main-main bareng kawan-kawan. Kalo sekarang, bulan Ramadan waktu itu pernah buka bersama sekaligus reuni sama kawan-kawan SMA. Rentang waktu dari magrib ke jam 9 itu rasanya singkat. Padahal cuma ma...

Lima Keinginan yang Belum Tercapai Tahun Ini

Gambar
Panjang ya judulnya. Selama manusia itu hidup, pasti banyak hal-hal yang ingin dicapainya. Ada keinginan yang sederhana dan ada juga keinginan yang aneh, nggak masuk akal yang sulit dicapai bahkan mendekati nggak mungkin. (Tapi apa sih yang nggak mungkin untuk zaman sekarang). Aku juga banyak keinginan. Di antara banyak daftar keinginan itu ada lima hal yang belum tercapai. Berkurban Aku belum pernah sekalipun ikut berkurban saat Hari Raya Iduladha. Sebenarnya mau dan waktu itu sudah ada tabungannya, tapi.. Kuharap tahun depan atau tahun-tahun berikutnya aku bisa melaksanakannya. Lemari buku baru Buku-buku yang kupunya mulai berceceran, nggak beraturan cuma ditumpuk-tumpuk bingung sendiri mau ditempatkan dimana. Ada yang nyuruh jual aja. Eh, jangan dong. Pengen beli satu lagi lemari supaya mereka tetap rapi, supaya mereka tidak kedinginan. Resensi dan cerpen diterima di media massa Berkali-kali kirim ke koran tapi nggak pernah ada kabar. Haha. Baran...

Kami Sudah Saling Memaafkan

Gambar
Hal apa saja yang kamu sesali saat ini? Aku menarik nafas panjang. Itu pertanyaan yang sulit, sama sulitnya kayak soal UN Matematika (karena nggak jago Matematika makanya sulit). Seharusnya, sebaiknya jangan tanya begitu. Nanti aku nangis lagi. Segala hal yang kusesali itu sudah kusimpan dan kututup dengan pintu yang berlapis-lapis lalu kugembok. Dan sekarang itu harus kubuka lagi? Itu semua sudah terjadi dan sudah kulewati pula meski sisa-sisanya masih ada. Kecerobohan dan membuang-buang waktu. Dan itu ibarat seperti sebuah bom. Lantas bom itu meledak dan merusak apa saja yang ada didekatnya. Aku sudah berusaha membersihkan kerusakan yang telah terjadi dan ada yang harus ekstra kuperbaiki. Jatuh, bangkit. Jatuh lagi, bangkit lagi. Pernah meminta pada Yang Maha Kuasa, sudahlah aku sampai di sini saja, aku nggak mau lanjut lagi. Aku lelah. Tapi nyatanya Tuhan masih ingin aku melanjutkan hidup. Lewat peristiwa-peristiwa dari orang-orang ...

Full Time or Part Time?

Gambar
Pilih mana mau jadi blogger full time atau part time? Aku masih baru di sini. Dari awal alasan kenapa menulis blog karena untuk bersenang-senang saja. Hal-hal yang kutulis di sini juga masih random, acak-acakan. Kadang mengulas buku, kalau ada blog competition coba-coba ikut, ada blog challenge ya ikut juga supaya blogku nggak kosong melompong. Dan tentang blogger, apa syarat seseorang bisa disebut seorang blogger? Apakah ada ujian yang harus dilalui dan dilakukan lalu mendapat sebuah setifikat yang menyatakan seseorang itu adalah blogger? Atau apa diri sendiri yang menyatakan kalau dia adalah seorang blogger? Ya, cari-cari sendiri dong informasi itu. Aku berharap ada kakak-kakak blogger yang baca tulisanku ini dan bersedia menjawabnya. Bila menjadi blogger full time, apa fokusnya untuk mengurusi blog saja? Kayak gini ditanya. Ya iyalah, namanya juga full time. Eh, belum sarapan ini makanya nggak fokus. Aku belum siap nih kalau harus jadi blogge...

Pekerjaan Rumah yang Kusukai

Gambar
Menurutku tidak ada batasan gender untuk masalah pekerjaan rumah tangga. Baik yang laki-laki ataupun perempuan boleh saja kan mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga. Urusan memasak tidak harus selalu dipegang oleh kaum perempuan. Lelaki pun juga boleh menyentuh wajan, kompor, dan alat-alat dapur lainnya. Salut kalau ada laki-laki yang jago masak. Aku malah kepikiran pengen punya jodoh yang jago masak, karena aku hobinya makan (bukan memasak). Haha. Begitupun juga nggak masalah kalau ada perempuan yang bisa benerin atap yang bocor, mengecat rumah, atau main-main sama paku dan palu. Mmm, sebentar, setelah kubaca bolak-balik lalu kurenungkan tentang tema blog challenge untuk #day21 ini, aku jadi agak bingung. Pekerjaan Rumah Tangga yang Disukai? Apa tema ini untuk yang sudah menikah, ya? Rumah tangga? Sedangkan aku belum berumah tangga. Saat membaca tema itu yang terlintas di pikiranku ya tentang pekerjaan rumah, tentang tugas sehari-hari yang harus aku lakukan supaya r...

Hari Libur Enaknya Ngapain?

Gambar
Hari libur itu adalah hari yang sangat kunanti-nanti. Aku jarang libur. Dapat jatah libur hanya dua kali dalam sebulan. Aku juga nggak kenal sama yang namanya tanggal merah. Bagiku semua tanggal di kalendar itu warnanya sama. Hitam semua. Kasihan. Makanya kalau detik-detik hari libur akan tiba, aku tuh senangnya bukan main. Hal-hal apa yang akan kulakukan saat libur nanti itu sudah tergambar di dalam kepala. Hari libur enaknya ngapain, ya? Jadi Putri Tidur Dulu waktu kecil susah bener disuruh tidur siang. Aku malah pilih pergi main-main padahal siang itu lagi panas-panasnya. Terus sekarang waktu tidurku dikit kali. Aku iri sama diriku yang dulu. Masa lalu nggak bisa diulang, Fitt. Makanya, inilah ritual yang aku lakukan kalo hari libur tiba. Tidur banyak-banyak. Leyeh-leyeh. Mager. Kenapa? Mau bilang aku pemalas? Ya, biarin aja. Namanya juga jarang libur. Pergi ke Gerai Es Krim Hari libur itu enaknya menikmati es krim favorit. Kadang aku perginy...

Postingan populer dari blog ini

Lima Channel Youtube yang Sering Kutonton

Inilah Aku: 5 Fakta tentang Diri Sendiri

Review: Surat dari Kematian

Lima Kebahagiaan Sederhana

[Cerpen-DiGi Magazine Edisi 03] Mei di Bukit Hitsujiyama

Pesan Moral dari Ade Ubaidil

[Review] Twiries The Freaky Twins Diaries