Produk Kecantikan yang Cocok Untuk Kulitku




Aku senang menonton video tutorial makeup yang ada di Instagram ataupun Youtube. Rasanya kok gampang gitu, ya, melihat beauty vlogger itu mengaplikasikan produk makeup ke wajah mereka. Lantas kucoba-coba ke diriku sendiri dan ternyata...aku nggak mampu. Haha. Itu sulit bagiku. Selain itu aku juga nggak pede keluar rumah pake pewarna bibir yang menurutku terang (tapi ternyata bagi orang lain nggak).

Ada perempuan yang tetap pede ke luar rumah tanpa polesan makeup. Ada juga yang merasa aneh jika dirinya tidak memakai makeup. Tidak ada yang salah dari keduanya. Lakukan saja apa yang membuat diri sendiri nyaman dan yang penting tidak merugikan orang lain.

Walau nggak jago dandan paling nggak kulit harus sehat dan dirawat. Jadi kalau nggak pakai makeup, masih tetap kelihatan cantik. Cantik yang alami. (Semua perempuan itu cantik).

Aku ingat dulu wajahku pernah ‘rusak’ karena jerawat yang tumbuh di setiap sudut wajah. Sampai aku nggak tahu lagi mana kulit wajahku, mana jerawat. Parah. Itu mulai terjadi waktu akhir SMP mau masuk ke SMA. (Baru nyadar sekarang kalau itu karena hormon).

Mamakku sempat ngasih yang macam-macam ke wajahku, tapi nggak ada efeknya sama sekali. Yang ada wajahku terasa perih, memerah, entahlah payah bilang. Karena nggak mempan udah pakai produk ini itu, akhirnya aku nyerah. 
“Terserahmulah, jerawat! Mau ilang, mau nggak, terserah!”
Itu lama juga, sampai aku tamat kuliah itu masih ada. Memang agak berkurang. Dikit.

Dan sekarang, jerawat-jerawat yang membandel dulu itu sudah hilang. Memang kalau waktunya menstruasi itu tiba, tetap keluar satu-satu dan nggak separah dulu. Bagus!

Pembersih wajah yang kupakai waktu itu sampai sekarang juga itu ya Garnier. Pernah coba pembersih wajah merek lain yang sering muncul di TV juga, tapi nggak cocok karena jerawatku malah tambah meradang. Tapi setiap kali pakai Garnier (Ganier Sakura White dan Garnier Light Complete) aman-aman saja.

Baru-baru ini aku coba pembersih wajah yang terbuat dari ekstrak kurma. (Sadar kulit wajah sensitif tapi suka coba-coba. Namanya juga penasaran). Dan yang terjadi, kulit wajahku berontak. Baru tiga kali pakai produk itu kulit wajahku mulai terasa perih, muncul beruntusan, dan terasa kering padahal aku baca fungsinya untuk melembabkan. Baiklah sebelum tambah parah, nggak kulanjut pemakaiannya. Tapi sayang lho sebenarnya, masih banyak itu isinya.

Selain Garnier, ada satu lagi produk yang cocok di kulitku. Natur E Advance Face Series. Aku pakai yang Face Wash sekalian juga pakai krim siang dan malam tapi yang serumnya nggak. Baik pembersih maupun krim wajahnya itu baunya enak dan nggak menyengat. Busa pembersih wajahnya lembut dan wajah nggak terasa kaku sehabis cuci muka.

Face Wash-nya nggak ada karena udah abis :D

Krim siang dan malamnya itu pakai sedikit saja seujung jari tapi pas diratakan bisa kena seluruh wajah. Krimnya itu sejuk di kulit. Lumayan bisa ngilangin bekas-bekas jerawatku di masa lalu. Dari bulan puasa kemarin aku pakai dan sampai sekarang tinggal sedikit sih. Padahal tempatnya itu nggak gede.

Untuk urusan handbody lotion nggak seribet untuk wajahku yang sensitif. Mau pakai lotion apa saja oke-oke saja. Aku lebih suka Shinzui dan Natur E (lagi). Aroma handbody Natur E kan nggak begitu kuat. Lembut dan mudah hilang. Bukan wanginya yang kuutamakan tapi fungsinya. 



Selain dari luar, perawatan juga dilakukan dari dalam. Aku juga konsumsi vitamin E seperti Natur E atau Ever E. Aku pernah juga coba White Beauty. Eh, aku baru ingat kalau jerawatku berangsur-angsur hilang karena pernah konsumsi White Beauty. Tapi sekarang enggak rutin kayak dulu.

***
Semua produk kecantikan yang sudah memiliki izin dari BPOM itu bagus. Tapi enggak semua bisa cocok di kulitku. Bahkan ya Garnier Pure Active Matcha aja nggak cocok kok di wajahku. Jadi, supaya kulitku tetap aman sentosa, gunakan produk yang bersahabat dengan kulit.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lima Channel Youtube yang Sering Kutonton

Inilah Aku: 5 Fakta tentang Diri Sendiri

Review: Surat dari Kematian

Lima Kebahagiaan Sederhana

[Cerpen-DiGi Magazine Edisi 03] Mei di Bukit Hitsujiyama

Pesan Moral dari Ade Ubaidil

[Review] Twiries The Freaky Twins Diaries

Postingan populer dari blog ini

Lima Channel Youtube yang Sering Kutonton

Inilah Aku: 5 Fakta tentang Diri Sendiri

Review: Surat dari Kematian