Lima Kebahagiaan Sederhana




Bagiku, untuk bisa merasa bahagia itu nggak perlu hal-hal yang mahal. Sesuatu yang sederhana yang bisa membuatku tersenyum itu adalah kebahagiaan yang istimewa. Hal-hal yang membuatku bahagia enggak muluk-muluk, kok. Lima di antaranya adalah:

Kedua Orangtua Sehat
Hampir setiap hari aku mendengar keluhan orang-orang yang sakit. Kebanyakan memang orang-orang yang sudah berusia lanjut, yang fisiknya tidak sebugar waktu mereka masih muda. Ada yang asam urat, kolestrol, gula darah, rematik, darah tinggi, dan segala macam. Aku jadi ingat ayah dan mamak di rumah. Yang satu punya sakit asma, yang satu asam uratnya suka kambuh. Nggak tega rasanya kalau melihat mereka sedang menahan sakit. Obat-obat untuk pertolongan pertama selalu ada kusediakan.

Masakan Mamak
Makanan enak di luar rumah memang banyak dan bervariasi. Tapi bagi lidahku nggak ada yang ngalahin masakan yang dibuat oleh mamakku. Meski yang dimasaknya itu cuma sambal tempe dan gulai daun singkong, tapi bagiku rasanya luar biasa dan bisa bikin bahagia. Aku paling senang kalau pulang kerja pas sampai di rumah, eh ada camilan enak yang dibuat mamak.

Hujan
Ada yang bilang ini aneh. Masa bisa bahagia karena hujan? Ya, mana kutahu. Aku aja juga bingung. Aku merasa tenang kalau melihat hujan turun, memandangi tiap air hujan yang turun. Itu menyenangkan.

Apa Kabar
Pasti senang kan dapat chat dari teman yang sudah lama nggak ketemu. Cuma ditanya bagaimana keadaanku saja aku sudah merasa bahagia. Berarti mereka masih ingat aku. Ada juga sih yang nanya kabar terus ujung-ujungnya pinjam uang. Hehe. Ya, nggak apa-apa juga sih. Ada yang masih ingat aku di saat susah. Kalau ada ya kukasih pinjam, tapi kalau lagi nggak ada yang mau dipinjamkan mau gimana lagi. Jangan pikir aku pelit. Haha.



Hari Libur
Beginilah kalau orang yang jarang dapat jatah libur. Cuma libur satu hari aja senangnya minta ampun. Libur cuma satu hari tapi banyak rencana. Ya udah, akhirnya ya di rumah aja. Hehe.
Yang pasti kalau dapat jatah libur, kugunakan dengan sebaik mungkin, misalnya untuk istirahat atau pergi jalan-jalan menghibur diri.

***

Bahagia itu sederhana. Kubaca berulangkali tentang lima hal yang sudah kutulis itu. Jadi, sebenarnya supaya bahagia itu ya banyak-banyak bersyukur. Buang rasa iri hati dan rasa tidak puas yang ada di dalam diri. Karena kalau masih ada rasa iri dan rasa tidak puas, mau semewah apapun bahagia yang diberikan Tuhan, tetap saja kurang.

Semoga semuanya merasa bahagia.

#Day27
#BPN30dayChallenge2018

Komentar

  1. Saya juga bahagia bila orang tua sehat mbak, terkadang saking parnonya bila ortu sakit mereka gak mau beritahu aku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak mau buat anaknya khawatir. Tapi kalo nggak dikasih tau kan lebih khawatir lagi ya

      Hapus
  2. Saya juga bahagia bila orang tua sehat mbak, terkadang saking parnonya bila ortu sakit mereka gak mau beritahu aku.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lima Channel Youtube yang Sering Kutonton

Inilah Aku: 5 Fakta tentang Diri Sendiri

Review: Surat dari Kematian

[Cerpen-DiGi Magazine Edisi 03] Mei di Bukit Hitsujiyama

Pesan Moral dari Ade Ubaidil

[Review] Twiries The Freaky Twins Diaries

Postingan populer dari blog ini

Lima Channel Youtube yang Sering Kutonton

Inilah Aku: 5 Fakta tentang Diri Sendiri

Review: Surat dari Kematian