Kenangan Masa Kecil




Kenangan masa kecil, ya?

Hm...

Folder Kenangan Masa Kecil masih tersimpan apik di dalam memori otakku. Meski sebenarnya nggak semuanya bisa kuingat. 

Mandi hujan pernah, tapi nggak pernah coba-coba mandi di sungai Deli, bisa kena marah aku. Tempat tinggalku yang dulu itu dekat sama sungai. Kira-kira jaraknya 10 meter dari halaman belakang rumah. Bisa mandi di sungai itu kalau pas liburan ke rumah nenek yang di daerah Siantar. (Sekarang sebenarnya masih mandi di sungai kalo berkunjung ke rumah nenek. Sungainya masih jernih sih di sana).

Dulu waktu itu berjalan terasa lama, nggak cepat kayak sekarang. Libur seminggu saja rasanya sudah kenyang, sekarang malah kurang. Jarak dari pagi ke sore itu rasanya juga lama, jadi pulang sekolah kalau nggak ada kegiatan lagi ya main-main bareng kawan-kawan. Kalo sekarang, bulan Ramadan waktu itu pernah buka bersama sekaligus reuni sama kawan-kawan SMA. Rentang waktu dari magrib ke jam 9 itu rasanya singkat. Padahal cuma makan dan foto-foto, ya cerita-cerita juga, tapi ya gitu kok cepat kali, ya.

Jatah uang jajan yang dikasih orangtua lima ratus rupiah untuk satu hari. Haha. Sekarang uang segitu cuma dapat permen satu biji, ya. Jajanan waktu SD dulu sudah jarang ditemukan di saat ini. Cokelat Cap Ayam Jago aku masih bisa nemu. Tapi yang namanya Es Moni nggak pernah jumpa lagi.

Dulu gawai nggak semeriah sekarang dimana anak umur tiga tahun udah pegang ponsel.  Alam bebas adalah tempat yang menyenangkan untuk bermain. Petak umpet, bola bekel, engklek, congklak, lompat karet, masak-masakan.



Menjelang magrib, aku dan beberapa teman pergi ke musola untuk solat magrib berjamaah. Sekarang aku, solat magribnya di rumah atau di tempat kerja kalau dapat shift malam. Dulu waktu SD ada dapat buku yang berisi tentang kegiatan Ramadan. Di dalam buku itu, ada banyak misi yang harus diselesaikan. Mulai dari kehadiran solat tarawih, solat lima waktu, ceramah, tanda tangan imam juga ustad, tadarus dari ayat berapa sampai ayat ke berapa. Hehe. Dulu rasanya terbebani dan sekarang aku malah rindu masa itu.

Dulu ayah selalu mengajakku ke sebuah toko buku. Di sana ada banyak buku-buku baru, majalah-majalah baru juga ada yang bekas. Nggak tepat kayaknya kalau kubilang bekas. Bukan bekas yang gimana-gimana tapi tanggal terbitnya yang udah kelewatan. Majalah yang sering kucari itu Majalah Bobo. Sampai sekarang pun aku masih suka baca Majalah Bobo.

Kalau kuingat-ingat ternyata masa kecilku itu nggak suram-suram amat. Aku masih bisa sekolah, bermain dengan teman-teman. Oh, thanks, God. Bukankah setiap anak memang harus merasa bahagia, menikmati masa kecil yang menyenangkan.

#Day25
#BPN30dayChallenge2018


Komentar

  1. Kangen sama.masa-masa kecil dulu Bisa liat film Little Missy, Little House on the Prairie, Friday the 13th sama ACI. Tontonan sekarang mah alay.

    Salam kenal ya mbak 😘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe. Sekarang aku kalau mau cari tontonan enaknya ke Youtube, Mbak

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lima Channel Youtube yang Sering Kutonton

Inilah Aku: 5 Fakta tentang Diri Sendiri

Review: Surat dari Kematian

Lima Kebahagiaan Sederhana

[Cerpen-DiGi Magazine Edisi 03] Mei di Bukit Hitsujiyama

Pesan Moral dari Ade Ubaidil

[Review] Twiries The Freaky Twins Diaries

Postingan populer dari blog ini

Lima Channel Youtube yang Sering Kutonton

Inilah Aku: 5 Fakta tentang Diri Sendiri

Review: Surat dari Kematian